Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 25 
Cicendo Eye Hospital
Blow Out Fracture PDF Cetak E-mail

Trauma pada orbita dapat mengenai tulang fasial dan jaringan lunak di sekitarnya. Fraktur dapat disertai dengan trauma pada isi orbita, struktur intrakranial dan sinus paranasal. Fraktur dinding orbita terisolasi atau lebih dikenal dengan istilah blow out fracture (BOF) merupakan kejadian yang sering pada trauma fasial akibat jatuh, perkelahian, kecelakaan lalu lintas atau cidera olahraga. Kejadian ini umumnya lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita dan tidak jarang pada anak-anak. Istilah BOF pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 oleh Drs. Byron Smith dan William Regan.

Selanjutnya...
 
Pengumuman Pegawai Non PNS 2018 PDF Cetak E-mail

klik Pengumuman Pegawai Non PNS dapat dilihat

 
GAMBARAN KELAINAN REFRAKSI TIDAK TERKOREKSI PADA PROGRAM PENAPISAN OLEH UNIT OFTALMOLOGI KOMUNITAS PUSAT MATA NASIONAL RUMAH SAKIT MATA CICENDO DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2017 PDF Cetak E-mail

PENDAHULUAN

Kelainan refraksi merupakan permasalahan okular yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi merupakan penyebab utama gangguan penglihatan di dunia, atau mencakup 53% dari seluruh penyebab gangguan penglihatan derajat sedang dan berat. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi merupakan penyebab terbanyak kedua kebutaan setelah katarak, atau sebanyak 21% dari seluruh penyebab kebutaan di dunia pada tahun 2015. Angka kebutaan dan gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2020. Angka kelainan refraksi di Indonesia, mencakup 20.7% dari seluruh penyebab kebutaan dan 25% dari seluruh penyebab gangguan penglihatan sedang dan berat.

Selanjutnya...
 
Menuju 110 Tahun Cicendo PDF Cetak E-mail
 
Akurasi Formula Kekuatan Lensa Intraokular PDF Cetak E-mail

Hasil refraktif yang optimal pasca bedah katarak membutuhkan hasil dari biometri preoperatif dan formula kalkulasi kekuatan lensa intraokular (LIO) yang akurat. Prediksi dari hasil refraksi setelah bedah katarak sudah semakin berkembang dengan peralatan serta formula kalkulasi kekuatan lensa intraokular yang diperbaharui. Biometri dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang dibutuhkan untuk menghitung kekuatan lensa intraokular yaitu panjang aksial, kekuatan kornea, dan posisi lensa intraokular. Formula kalkulasi kekuatan LIO sudah semakin berkembang dari generasi ke generasi dan masing-masing memiliki kelebihan pada kondisi tertentu.

Selanjutnya...
 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »

Halaman 3 dari 75


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.