Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 33 
Cicendo Eye Hospital
Jelajah Negeri Februari Bakti Sosial di Pangkal Pinang PDF Cetak E-mail

 
Diagnosis dan Tatalaksana Pasien dengan Keratitis Acanthamoeba PDF Cetak E-mail

Keratitis Acanthamoeba adalah suatu infeksi parasit pada mata yang dapat mengancam penglihatan. Biasanya dikarakteristikan dengan nyeri hebat dan infiltrat yang berbentuk seperti cincin. Dua spesies yang berperan diantaranya A. castellanii dan A. polyphaga. Sebagian besar kasus ini terjadi pada penggunaan lensa kontak. Penyebab lainnya adalah trauma kornea yang berhubungan dengan vegetasi ataupun air yang terkontaminasi, kontak dengan serangga maupun riwayat berendam dalam mata air panas.Keratitis Acanthamoeba pertama kali ditemukan pada tahun 1973. Pada tahun 2007 ditemukan adanya peningkatan hebat dari kasus infeksi Acanthamoeba di Amerika serikat, khususnya di daerah East Coast dan Midwest. Diketahui bahwa terdapat asosisasi antara keratitis Acanthamoeba dengan penggunaan cairan pembersih lensa kontak Complete MoisturePlus yang berakibat pada penarikan produk ini dari pasaran. Selain itu, Center for Disease Control (CDC) mengumumkan pada tahun 1980 bahwa diketahui 85% keratitis Acanthamoeba berhubungan penggunaan lensa kontak dan jumlah ini terus meningkat menjadi 95% di Inggris pada tahun 1990.

Selanjutnya...
 
Penatalaksanaan Pasien dengan Sudut Tertutup Primer PDF Cetak E-mail

Glaukoma merupakan penyakit progresif yang dikarakteristikan dengan adanya neuropati optikus yang sejalan dengan perubahan jaringan ikat pada diskus optikus dan hilangnya jaringan saraf yang berhubungan dengan disfungsi visual seperti kehilangan lapang pandang. Peningkatan tekanan bola mata tidak termasuk dalam definisi tetapi merupakan salah satu faktor risiko utama. Secara global, glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan setelah katarak yaitu sebanyak 8%.

Selanjutnya...
 
Cicendo International Ophthalmology Meeting 2019 PDF Cetak E-mail

 
Anatomi Kelopak Mata PDF Cetak E-mail

Kelopak mata (palpebra) terdiri dari tujuh lapisan yaitu kulit dan jaringan subkutan, otot protraktor, septum orbita, lemak orbita, otot-otot retraktor, tarsus, dan konjungtiva. Kelopak mata merupakan struktur bilamela yang terdiri dari lamela anterior dan posterior. Lamela anterior terdiri dari kulit dan otot orbikularis okuli. Lamela posterior terdiri dari lempeng tarsus dan konjungtiva. Kulit palpebra merupakan lapisan kulit paling tipis pada tubuh manusia dan tidak memiliki lapisan lemak subkutan. Pada palpebra superior dan inferior terdapat kerutan (eyelid crease) dan lipatan (eyelid fold). Posisi eyelid crease menunjukkan perlekatan antara levator aponeurosis dengan bagian pretarsal otot orbikularis okuli dan kulit. Eyelid fold terdiri dari jaringan kulit preseptal dan jaringan subkutan di atas struktur levator aponeurosis dan septum.

Selanjutnya...
 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »

Halaman 2 dari 75


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.