Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

 

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 12 
Cicendo Eye Hospital

Rumah Sakit Mata Cicendo diresmikan pada tanggal 3 Januari 1909 dengan nama Koningen Wilhemina Gathuis voor Ooglijders dan direktur pertamanya C.H.A. Westhoff. Pelayanan yang diberikan saat itu adalah pelayanan rawat jalan, rawat inap dan kegiatan operasi. Tahun 1930, mulai melakukan kegiatan pelayanan luar gedung (outreach) ke daerah sekitar Bandung, seperti Sumedang, Tanjungsari, Congeang, Darmaraja, Situraja, dan Legok.

 

Tahun 1942 – 1945 berperan sebagai Rumah Sakit Umum. Sejak tahun 1961 berperan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.Tahun 1976 menjadi Pusat Kegiatan Bank Mata dan Pusat Kegiatan Hari Kesehatan Sedunia dengan tema Pencegahan Kebutaan. Tahun 1977 – 1979 menjadi Kantor Riset untuk Pencegahan Defisiensi Vitamin A berkolaborasi dengan AFOB dan Departemen Kesehatan. Tahun 1978 ditetapkan sebagai Rumah Sakit Tipe C oleh Departemen Kesehatan. Tahun 1992 ditetapkan sebagai Rumah Sakit Tipe B Non Pendidikan.

 

Tahun 2000 terakreditasi 5 pelayanan. Tahun 2005 terakreditasi 12 pelayanan. Tahun 2006 terakreditasi A untuk Bagian Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Tahun 2007 menjadi Rumah Sakit Khusus Kelas A dan menjadi Rumah Sakit dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU).

 

Tahun 2009 ditetapkan sebagai PUSAT MATA NASIONAL.

Tahun 2014 ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan terakreditasi Tingkat Paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Perjalanan Singkat PMN RS Mata Cicendo :

 

SK Menkes No. 1040 Tahun 1992 : RS MATA RUJUKAN NASIONAL Tipe B Non Pendidikan

SK Dirjen Yanmed :Terakreditasi 5 Pelayanan No. YM.02.04.2.2796 dan Terakreditasi 12 Pelayanan No. HK.00.06.3.5.318, 15 Januari 2006

SK Menkes No.045/M/PER/I/2007, 15 Januari 2007: Rumah Sakit Khusus Kelas A (PENDIDIKAN)

SK Menteri Keuangan RI No. 276/KMK.05/2007, 21 Juni 2007 :Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

SK Menteri Kesehatan RI No. 756/Menkes/SK/VI/2007:Rumah Sakit Pendidikan Utama Khusus Mata

SK Menteri Kesehatan RI No.059/MENKES/SK/I/2009, 16 Januari 2009: PUSAT MATA NASIONAL

SK Menteri Kesehatan RI No. 127/Menkes/SK/V/2014, 5 Mei 2014 :sebagai RUMAH SAKIT PENDIDIKAN

Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) No. KARS-SERT/49/VII/2014: AKREDITASI TINGKAT PARIPURNA

| Pengantar |

 

 
Aspirasi dan Pengaduan Pelayanan PMN RS Mata Cicendo melalui SIAP 1500567 Halo Kemenkes PDF Cetak E-mail

Aplikasi ecentrix Halo KEMENKES Contact Center adalah sarana/sistem untuk menampung seluruh Informasi, Aspirasi, dan Pengaduan dari masyarakat baik melalui unit-unit utama, telepon, email, SMS, LAPOR, Website, Pojok Info, dan lain-lain.

Aplikasi ini dibangun dengan tujuan agar seluruh Informasi, Aspirasi, dan Pengaduan yang ditujukan ke PMN RS Mata Cicendo melalui Contact Center KEMENKES dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih mudah dalam rekapitulasi interaksi antara masyarakat dengan rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan RI.

Aplikasi SIAP 1500567 Halo Kemenkes ini juga sudah rilis dalam bentuk Aplikasi Android Mobile SIAP KEMENKES yang dapat diunduh melalui Playstore.

Pengaduan dan Aspirasi Pelayanan Kesehatan dapat melalui pilihan saluran :

· Email : Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

· SMS : 081281562620

· Twitter : @kemenkesRI

· Mengisi : form SIAP (dari link SIAP 1500567 pada website ini )

· Telepon : 1500567

 

 
Mari Berprestasi PDF Cetak E-mail

Tanggal 17 Februari 2017 akan menjadi momen kenangan terindah bagi seorang Maria Goretti Ametembun, dr, Sp. PD karena dengan dedikasi dan ketulusannya dalam melayani pasien, mendapat apresiasi dari PMN RS Mata Cicendo sebagai Dokter Terbaik Pilihan Pasien Dalam Memberikan Pelayanan Tahun 2016.

Hari inipun Aisah Mansuroh seorang perawat mata merasakan kebahagiaan yang sama karena terpilih sebagai Star of The Year 2016 juga dengan memberikan kualitas pelayanan dan kehadiran yang baik selama Tahun 2016.  Atas prestasinya tersebut Aisah mendapat apresiasi berupa Umroh ke Tanah Suci.

Hal ini diharapkan akan menjadi pemacu bagi karyawan lainnya dalam semangat memajukan kualitas pelayanan kesehatan mata di PMN RS Mata Cicendo.

 

 
8 Touch Point PMN RS Mata Cicendo PDF Cetak E-mail

Saat ini PMN RS Mata Cicendo genap berusia 108 tahun. Sebuah usia yang sangat matang dalam upaya terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan dan pengunjung yang datang ke rumah sakit ini. Setahap demi setahap inovasi dan terobosan terus dilakukan demi kepuasan pasien seperti inovasi pendaftaran secara online, SMS gateway, triase secara komputerisasi bagi pasien, peningkatan fasilitas dan kenyamanan pasien dan pengunjung, peningkatan teknologi kedokteran, juga diikuti peningkatan kompetensi para staf medis, serta inovasi dan pengembangan lainnya.

8 touch point saat ini dimulai sebagai upaya peningkatan dan ‘sentuhan’ Pelayanan di PMN RS Mata Cicendo. Aktivitas ini diharapkan dapat menjadi sebuah budaya kerja sehari-hari bagi karyawan dalam melayani pasien maupun pengunjung.

Diawali dengan mengimplementasikan standar layanan baku seperti greeting dan perilaku/sikap serta menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui pasien. Hal yang menjadi titik touch point diantaranya sikap petugas dan pelayanan Sekuriti, Admission Center, Registrasi pasien, Assessment Awal oleh Perawat, Assessment Awal oleh Dokter, Rawat Inap, Laboratorium, dan Farmasi.

Tim Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI yang dipimpin drg. Widyawati, MKM sebagai Kabag Pelayanan Masyarakat pada 17 Februari 2017 melakukan bimbingan teknis dan memantau implementasi 8 touch point yang menjadi komitmen peningkatan pelayanan di PMN RS Mata Cicendo ini, sebagai tindak lanjut hasil Workshop Managing Service Consistency tahun lalu.

 
Bijak Menggunakan Lensa Kontak (Bagian II) PDF Cetak E-mail

Tips Memilih Lensa Kontak
Sumber : disarikan dari Majalah Mata PMN RS Mata Cicendo Edisi 13)

Hasil gambar untuk langkah memakai lensa kontak

Sebelum memilih lensa kontak, periksakanlah terlebih dulu kondisi mata anda ke Dokter Mata, ini penting karena ada beberapa kondisi (kontra indikasi) yang membuat seseorang sama sekali tidak boleh memakai lensa kontak, seperti alergi atau infeksi yang masih aktif atau refkel mengedip terganggu (penderita belpasi atau kelumpuhan pada syaraf wajah), sehingga mata cenderung kering.

Dokter Mata akan menentukan lensa kontak yang sesuai, tergantung kondisi mata, air mata, dan tujuannya. Jika memilih soft lens, biasanya dokter menyarankan dari jenis daily disposable.

Jika ada tanda-tanda masalah disarankan untuk mengubah lensa atau mengatur ulang jadwal pemakaian lensa kontak, serta periksakan mata dan lensa kontak setiap 6 bulan sekali ke dokter mata.

Jangan sembarangan membeli lensa kontak. Belilah lensa kontak disertai resep dokter agar ukuran lebih tepat dan tidak mengakibatkan komplikasi.\

Ukuran Minus terbatas. Dari produsennya, lensa kontak RGP biasanya dibatasi hingga minus 25, sementara soft lens hanya tersedia sampai minus 10.

Bagi Mata sensitif, warna pada softlens bisa menyebabkan iritasi. Secara umum, softlens berwarna hanya baik digunakan bagi mata yang normal untuk menunjang penampilan. Waspadai gejala mata merah, gatal, berair, rasa tak nyaman, mata terasa sakit, dan penurunan tajam penglihatan.

Bersihkan RGP atau Softlens secara teratur. Cara membersihkan RGP sama dengan softlens, hanya cairannya saja yang berbeda. Saat ini banyak cairan all in one, yaitu sekaligus pencuci, perendam, desinfektan, hingga lubrikan. Untuk mata sensitif dapat diganti dengan pembilas tanpa bahan pengawet.

Kensa kontak tidak hanya berukuran kecil dan mudah hilang, namun halus dan relatif mudah rusak. Beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya :

  • Jangan mengambil lensa kontak dengan kuku;
  • Letakan lensa kontak dengan posisi tepat dengan bagian mangkuk jangan berubah;
  • Dua buah lensa kontak jangan tertukar untuk tiap mata;
  • Jangan menggunakan lensa kontak ketika tidur karena bila jenis lensa kontak tidak tepat berisiko menghambat aliran oksigen ke kornea yang dapat menyebabkan peradangan hebat hingga potensi menimbulkan kerusakan permanen;
  • Cucilah tangan dan keringkan sebelum menyentuh lensa kontak;
  • Perhatikan bila terjadi goresan pada lensa kontak;
  • Letakan lensa kontak pada ujung jari dengan posisi mangkuk menghadap atas;
  • Tahan kelpoak mata agar tetap terbuka, lalu tempelkan perlahan pada bola mata;
  • Jika sudah menempel dengan baik, kedipkan mata kea rah bawah agar posisi lensa kontak tepat pada permukaan kornea mata anda.

 

 
« MulaiSebelumnya31323334353637383940BerikutnyaAkhir »

Halaman 34 dari 48


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.